Biogesic Obat Apa? Kenali Kandungan, Manfaat, dan Dosisnya
Share
Biogesic adalah obat pereda nyeri dan penurun demam berbahan dasar paracetamol yang tersedia dalam bentuk tablet untuk dewasa maupun sirup untuk anak. Produk dari Darya-Varia ini tergolong obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter di apotek.
Artikel ini membahas kandungan, manfaat, dosis, cara pakai, hingga efek samping Biogesic agar kamu bisa menggunakannya dengan lebih tepat dan aman.
Biogesic Obat Apa?
Biogesic tergolong obat bebas golongan analgesik-antipiretik, artinya berfungsi meredakan nyeri ringan hingga sedang sekaligus menurunkan demam. Bahan aktif utamanya adalah paracetamol, salah satu obat pereda nyeri dan demam yang paling umum digunakan karena tergolong aman jika dipakai sesuai dosis.
Biogesic untuk Apa?
Biogesic umumnya digunakan untuk meredakan:
- Sakit kepala
- Sakit gigi
- Nyeri otot
- Nyeri haid
- Demam
Untuk artikel obat pereda nyeri berbahan paracetamol lain di Apotek Hiro, kamu juga bisa membaca penjelasan lengkap Sumagesic di sini.
Kandungan Biogesic
- Biogesic Tablet: Paracetamol 500 mg per tablet.
- Biogesic Anak Sirup: Paracetamol 160 mg per 5 ml (1 sendok takar), rasa jeruk.
Manfaat Biogesic
- Meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri otot.
- Meredakan nyeri haid.
- Menurunkan demam pada dewasa maupun anak (dengan sediaan yang sesuai).
Cara Kerja Biogesic
Paracetamol bekerja secara sentral di otak dengan meningkatkan ambang nyeri dan menekan pusat pengatur suhu tubuh di hipotalamus, sehingga rasa nyeri berkurang dan demam turun. Berbeda dari obat antiradang seperti ibuprofen, paracetamol tidak bekerja signifikan sebagai antiinflamasi, sehingga efeknya lebih terfokus pada nyeri dan demam.
Dosis Biogesic
Tablet, dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari.
Tablet, anak usia 6-12 tahun: ½-1 tablet, 3-4 kali sehari sesuai anjuran dokter.
Sirup anak: dosis disesuaikan usia dan berat badan anak sesuai keterangan pada kemasan.
Dosis maksimal paracetamol untuk dewasa umumnya tidak lebih dari 4.000 mg (4 gram) per hari dari seluruh sumber, termasuk bila menggunakan obat lain yang juga mengandung paracetamol. Dosis di atas bersifat umum. Gunakan sesuai aturan pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker, khususnya untuk dosis anak yang sebaiknya disesuaikan usia dan berat badan.
Cara Menggunakan Biogesic
- Minum tablet dengan air putih, dapat sebelum atau sesudah makan.
- Kocok dahulu sirup sebelum digunakan dan gunakan sendok takar yang tersedia untuk anak.
- Jangan menggunakan lebih dari dosis maksimal harian yang dianjurkan.
- Hindari mengonsumsi bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol untuk mencegah dosis berlebih.
- Gunakan sesuai aturan pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker.
Efek Samping Biogesic
Pada dosis yang sesuai, Biogesic umumnya jarang menimbulkan efek samping berarti. Beberapa yang mungkin muncul:
- Mual atau muntah
- Tidak nafsu makan
Pada dosis besar atau penggunaan jangka panjang, ada risiko kerusakan hati yang ditandai dengan nyeri perut kanan atas, tubuh mudah lelah, mudah memar, atau kulit dan mata tampak kuning. Jika muncul tanda-tanda ini, segera hentikan penggunaan dan cari pertolongan medis.
Peringatan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan gunakan Biogesic jika memiliki riwayat alergi terhadap paracetamol atau gangguan fungsi hati berat.
- Perlu berhati-hati pada penderita gangguan hati/ginjal ringan-sedang, defisiensi G6PD, malnutrisi, atau kebiasaan konsumsi alkohol, karena berisiko meningkatkan efek samping pada hati.
- Dapat berinteraksi dengan warfarin (meningkatkan risiko perdarahan pada penggunaan jangka panjang), serta obat seperti isoniazid dan beberapa antikonvulsan yang dapat meningkatkan risiko gangguan hati.
- Jangan mengonsumsi bersama obat flu/pereda nyeri lain yang juga mengandung paracetamol tanpa memperhitungkan dosis totalnya.
- Simpan pada suhu ruang, terhindar dari sinar matahari langsung, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Siapa yang Perlu Berhati-hati?
- Orang dengan gangguan fungsi hati atau ginjal.
- Orang dengan kebiasaan konsumsi alkohol secara rutin.
- Orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin.
- Anak-anak, yang penggunaannya perlu disesuaikan dosis dan sediaan (sirup, bukan tablet dewasa).
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter apabila:
- Demam tinggi tidak turun setelah beberapa hari penggunaan.
- Nyeri tidak membaik meski sudah minum obat sesuai dosis.
- Muncul tanda gangguan hati seperti kulit/mata menguning, urine gelap, atau tubuh sangat lemas.
- Anak mengalami demam tinggi disertai kejang atau tampak sangat lemas.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah Biogesic aman untuk anak-anak?
Biogesic tersedia dalam sediaan sirup khusus anak dengan dosis yang disesuaikan usia dan berat badan. Tablet dewasa (500 mg) sebaiknya tidak diberikan langsung ke anak kecil tanpa anjuran dokter.
Berapa lama efek Biogesic bertahan?
Efek pereda nyeri dan penurun demam paracetamol umumnya bertahan sekitar 4-6 jam, sehingga dosis berikutnya biasanya diberikan setelah rentang waktu tersebut sesuai anjuran pada kemasan.
Apakah Biogesic bisa dikonsumsi bersama obat flu?
Sebaiknya periksa dulu kandungan obat flu tersebut. Jika sudah mengandung paracetamol, hindari mengonsumsi Biogesic bersamaan untuk mencegah dosis paracetamol total berlebih.
Apa beda Biogesic dan obat paracetamol lain seperti Sumagesic?
Keduanya sama-sama berbahan aktif paracetamol dengan manfaat serupa. Perbedaan umumnya hanya pada merek, harga, dan sediaan yang tersedia.
Kesimpulan
Biogesic adalah obat bebas berbahan paracetamol yang membantu meredakan nyeri ringan hingga sedang dan menurunkan demam, tersedia dalam bentuk tablet dewasa dan sirup anak. Penggunaannya perlu memperhatikan dosis maksimal harian serta menghindari kombinasi dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol. Gunakan sesuai aturan pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker, dan segera periksakan diri ke dokter apabila demam atau nyeri tidak kunjung membaik.