Bolehkah Minum Kopi Saat Mengonsumsi Suplemen Zat Besi? Ini Penjelasan Ahlinya
Share
Banyak orang memulai hari dengan secangkir kopi, termasuk mereka yang sedang mengonsumsi suplemen zat besi karena anemia atau kadar zat besi yang rendah.
Namun ternyata, minum kopi bersamaan dengan suplemen zat besi dapat mengurangi kemampuan tubuh menyerap mineral penting tersebut.
Meski terdengar sederhana, waktu minum kopi ternyata bisa memengaruhi efektivitas terapi zat besi.
Bukan Karena Kafein
Menurut para ahli, penyebab utama gangguan penyerapan zat besi bukanlah kafein, melainkan senyawa alami dalam kopi yang disebut polifenol, terutama chlorogenic acid.
Polifenol dapat mengikat zat besi di saluran pencernaan dan membentuk senyawa yang lebih sulit diserap tubuh. Akibatnya, jumlah zat besi yang masuk ke aliran darah menjadi lebih sedikit.
Karena itu, mengganti kopi biasa dengan kopi tanpa kafein belum tentu menyelesaikan masalah, karena polifenol tetap ada di dalamnya.
Zat Besi dari Suplemen Lebih Rentan Terganggu
Zat besi terdiri dari dua bentuk utama:
- Heme iron, yang banyak ditemukan pada daging, ayam, dan seafood.
- Non-heme iron, yang banyak ditemukan pada makanan nabati dan sebagian besar suplemen zat besi.
Masalahnya, polifenol dalam kopi terutama menghambat penyerapan non-heme iron. Karena sebagian besar suplemen menggunakan bentuk ini, konsumsi kopi pada waktu yang berdekatan dapat membuat suplemen menjadi kurang efektif.
Seberapa Besar Pengaruhnya?
Beberapa penelitian menunjukkan efek yang cukup signifikan.
Sebuah penelitian klasik menemukan bahwa secangkir kopi dapat menurunkan penyerapan zat besi dari makanan hingga sekitar 39%. Pada teh, efeknya bahkan lebih besar.
Penelitian yang lebih baru pada wanita dengan defisiensi zat besi menemukan bahwa konsumsi kopi bersamaan dengan suplemen dapat menurunkan penyerapan zat besi sekitar 54–66%.
Karena itu, bagi orang yang sedang menjalani terapi zat besi, waktu konsumsi menjadi sangat penting.
Kapan Sebaiknya Minum Kopi?
Para ahli umumnya menyarankan untuk memberi jarak antara kopi dan suplemen zat besi.
Rekomendasi yang paling sering diberikan adalah:
- minum zat besi 1–2 jam sebelum kopi, atau
- menunggu 1–2 jam setelah minum kopi sebelum mengonsumsi zat besi.
Dengan cara ini, tubuh memiliki kesempatan lebih baik untuk menyerap zat besi secara optimal.
Vitamin C Dapat Membantu
Jika ingin meningkatkan penyerapan zat besi, para ahli menyarankan mengonsumsi zat besi bersama sumber vitamin C.
Contohnya:
- jeruk,
- stroberi,
- kiwi,
- jambu biji,
- atau jus jeruk tanpa tambahan gula.
Vitamin C membantu mengubah zat besi menjadi bentuk yang lebih mudah diserap tubuh. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan penyerapan zat besi dapat meningkat beberapa kali lipat ketika dikonsumsi bersama sumber vitamin C.
Apakah Semua Orang Harus Khawatir?
Tidak selalu.
Bagi orang dengan kadar zat besi normal dan pola makan seimbang, minum kopi biasanya tidak langsung menyebabkan kekurangan zat besi.
Namun perhatian lebih diperlukan pada kelompok yang berisiko mengalami defisiensi zat besi, seperti:
- wanita dengan menstruasi berat,
- ibu hamil,
- vegetarian atau vegan,
- anak-anak,
- serta orang dengan anemia atau gangguan penyerapan nutrisi tertentu.
Pada kelompok ini, kebiasaan minum kopi bersamaan dengan suplemen atau makanan kaya zat besi dapat berdampak lebih besar terhadap kadar zat besi tubuh.
Minuman dan Makanan Lain yang Juga Perlu Diperhatikan
Selain kopi, beberapa makanan dan minuman lain juga dapat menghambat penyerapan zat besi, seperti:
- teh,
- susu dan produk tinggi kalsium,
- cokelat hitam,
- makanan tinggi fitat seperti dedak dan beberapa biji-bijian tertentu.
Karena itu, suplemen zat besi sering kali dianjurkan dikonsumsi secara terpisah dari makanan atau minuman tersebut.
Cara Sederhana Agar Suplemen Zat Besi Lebih Efektif
Beberapa tips yang sering direkomendasikan para ahli:
- konsumsi zat besi sesuai anjuran tenaga kesehatan,
- beri jarak minimal 1–2 jam dari kopi atau teh,
- konsumsi bersama sumber vitamin C,
- hindari mengonsumsinya bersamaan dengan susu atau suplemen kalsium,
- dan tetap jaga pola makan kaya zat besi.
Kesimpulannya
Boleh minum kopi saat sedang mengonsumsi suplemen zat besi, tetapi jangan diminum bersamaan.
Polifenol dalam kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi, terutama dari suplemen dan sumber nabati. Memberi jarak waktu sekitar 1–2 jam serta mengonsumsi zat besi bersama vitamin C dapat membantu meningkatkan efektivitas penyerapannya.
Sebagai partner kesehatan keluarga, Apotek Hiro hadir membantu kebutuhan kesehatan harian Anda melalui vitamin, suplemen, dan produk kesehatan yang mendukung energi, pembentukan sel darah merah, dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Karena terkadang hasil terapi yang optimal bukan hanya soal apa yang dikonsumsi, tetapi juga kapan dan bagaimana cara mengonsumsinya.