Naprex untuk Apa? Kenali Kandungan, Dosis, dan Efek Sampingnya

Naprex adalah obat penurun panas dan pereda nyeri untuk anak yang mengandung parasetamol. Naprex tersedia dalam dua bentuk sediaan, yaitu Naprex Drop untuk bayi dan Naprex Sirup untuk anak yang lebih besar, dan digunakan untuk meredakan demam serta nyeri ringan seperti sakit kepala dan sakit gigi.

Naprex obat apa?

Naprex adalah obat berbahan aktif parasetamol (paracetamol) yang termasuk golongan obat bebas, artinya bisa dibeli tanpa resep dokter. Naprex diproduksi oleh Darya-Varia Laboratoria dan dikhususkan untuk anak-anak, mulai dari bayi hingga usia sekolah.

Ada dua varian Naprex yang beredar:

  • Naprex Drop — bentuk tetes untuk bayi dan anak kecil, tiap 0,6 mL mengandung parasetamol 60 mg.
  • Naprex Sirup — bentuk sirup untuk anak yang lebih besar, tiap 5 mL (1 sendok takar) mengandung parasetamol 250 mg.

Naprex untuk apa?

Naprex digunakan untuk:

  • Menurunkan demam pada anak, misalnya demam karena flu, infeksi ringan, atau setelah imunisasi.
  • Meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala dan sakit gigi.

Naprex bekerja meredakan gejala, bukan mengobati penyebab demam atau nyeri itu sendiri. Jika demam disebabkan oleh infeksi, penyebab utamanya tetap perlu ditangani sesuai anjuran dokter.

Kandungan Naprex

Varian Kandungan
Naprex Drop TST RS 60mg/15mL Parasetamol 60 mg per 0,6 mL
Naprex TST Rite 250mg/60mL Parasetamol 250 mg per 5 mL

Parasetamol adalah obat pereda nyeri (analgetik) sekaligus penurun demam (antipiretik) yang umum digunakan pada anak karena profil keamanannya sudah banyak diteliti bila digunakan sesuai dosis yang dianjurkan.

Manfaat Naprex

Manfaat utama Naprex antara lain:

  • Membantu menurunkan suhu tubuh saat anak demam.
  • Meredakan nyeri ringan seperti sakit kepala dan sakit gigi.
  • Membantu anak merasa lebih nyaman saat demam atau nyeri, misalnya setelah imunisasi.

Cara kerja Naprex

Parasetamol dalam Naprex bekerja di sistem saraf pusat dengan menghambat produksi zat prostaglandin, yaitu senyawa yang berperan memicu rasa nyeri dan meningkatkan suhu tubuh saat demam. Dengan menurunkan kadar prostaglandin, suhu tubuh anak berangsur turun dan rasa nyeri berkurang. Parasetamol tidak memiliki efek antiradang yang kuat seperti obat antiinflamasi lain, sehingga lebih difokuskan untuk meredakan demam dan nyeri ringan.

Dosis Naprex

Dosis Naprex mengikuti usia anak dan bentuk sediaan yang digunakan. Berikut dosis umum berdasarkan informasi pada kemasan:

Naprex Drop (60 mg/0,6 mL) — diminum 3-4 kali sehari, tiap 4 jam bila diperlukan:

  • Bayi di bawah 1 tahun: 0,6 mL
  • Anak usia 1-2 tahun: 0,6-1,2 mL

Naprex Sirup (250 mg/5 mL) — diminum 3-4 kali sehari, tiap 4 jam bila diperlukan:

  • Anak usia 2-6 tahun: 2,5 mL
  • Anak usia 6-12 tahun: 5-10 mL

Dosis di atas adalah panduan umum. Gunakan sesuai aturan pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker, terutama karena dosis parasetamol pada anak juga bisa disesuaikan dengan berat badan.

Cara menggunakan Naprex

  • Kocok Naprex Sirup terlebih dahulu sebelum digunakan agar kandungan obat tercampur rata.
  • Gunakan sendok takar atau alat ukur (pipet/syringe) yang tersedia dalam kemasan agar dosis lebih akurat, hindari menggunakan sendok makan biasa.
  • Berikan Naprex Drop langsung ke mulut anak sesuai takaran yang dianjurkan.
  • Berikan setelah makan untuk mengurangi risiko gangguan lambung.
  • Jangan memberikan Naprex melebihi dosis maksimal 4 kali sehari atau lebih dari 5 hari untuk demam dan 3 hari untuk nyeri tanpa anjuran dokter.
  • Simpan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Efek samping Naprex

Bila digunakan sesuai aturan, efek samping Naprex jarang terjadi. Beberapa efek samping yang mungkin muncul antara lain:

  • Reaksi alergi ringan, seperti ruam kulit atau gatal.
  • Mual atau gangguan pencernaan ringan.

Efek samping serius jarang terjadi, tetapi segera hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter bila muncul:

  • Reaksi alergi berat seperti bengkak di wajah/bibir, sesak napas, atau ruam yang meluas.
  • Tanda gangguan hati seperti kulit atau mata menguning, urine berwarna gelap, atau nyeri di perut kanan atas — biasanya berkaitan dengan penggunaan dosis berlebihan atau jangka panjang.

Peringatan dan hal yang perlu diperhatikan

  • Jangan memberikan Naprex pada anak yang memiliki riwayat alergi terhadap parasetamol.
  • Hati-hati penggunaan pada anak dengan gangguan fungsi hati atau ginjal.
  • Hati-hati pada anak dengan kondisi tertentu seperti defisiensi G6PD atau anemia hemolitik — konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.
  • Jangan menggabungkan Naprex dengan obat lain yang juga mengandung parasetamol tanpa anjuran dokter/apoteker, karena berisiko menyebabkan kelebihan dosis.
  • Jika demam anak tidak membaik setelah beberapa hari penggunaan, atau nyeri tidak reda, segera periksakan ke dokter.

Naprex untuk anak

Naprex memang diformulasikan khusus untuk anak, dengan dua sediaan yang disesuaikan usia:

  • Bayi di bawah 1 tahun: gunakan Naprex Drop dengan dosis 0,6 mL, sesuai anjuran pada kemasan. Untuk bayi baru lahir atau kondisi khusus, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter anak sebelum memberikan obat penurun panas.
  • Anak usia 1-2 tahun: Naprex Drop dengan dosis 0,6-1,2 mL.
  • Anak usia 2-6 tahun: Naprex Sirup dengan dosis 2,5 mL.
  • Anak usia 6-12 tahun: Naprex Sirup dengan dosis 5-10 mL.

Selalu gunakan alat ukur yang tersedia dalam kemasan dan ikuti dosis sesuai anjuran pada label atau petunjuk dokter/apoteker, terutama karena dosis parasetamol yang aman juga mempertimbangkan berat badan anak, bukan usia saja.

Kapan harus ke dokter?

Segera periksakan anak ke dokter bila:

  • Demam berlangsung lebih dari 3 hari atau suhu tubuh sangat tinggi (di atas 39°C).
  • Demam disertai kejang, sulit dibangunkan, atau tampak sangat lemas.
  • Muncul ruam kulit yang meluas, sesak napas, atau tanda alergi berat setelah minum Naprex.
  • Muncul tanda gangguan hati seperti kulit/mata menguning atau urine berwarna sangat gelap.
  • Bayi berusia di bawah 3 bulan mengalami demam — kondisi ini sebaiknya selalu diperiksakan ke dokter, bukan ditangani sendiri di rumah.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Naprex obat apa?
Naprex adalah obat penurun demam dan pereda nyeri ringan untuk anak yang mengandung parasetamol, tersedia dalam bentuk drop dan sirup.

Naprex Drop dan Naprex Sirup apa bedanya?
Naprex Drop mengandung parasetamol 60 mg per 0,6 mL dan diperuntukkan bagi bayi hingga usia 2 tahun. Naprex Sirup mengandung parasetamol 250 mg per 5 mL dan diperuntukkan bagi anak usia 2-12 tahun.

Apakah Naprex aman untuk bayi?
Naprex Drop dapat digunakan untuk bayi sesuai dosis pada kemasan. Namun untuk bayi di bawah 3 bulan atau kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum memberikan obat penurun panas.

Berapa lama Naprex boleh digunakan?
Untuk demam, umumnya tidak lebih dari 5 hari, dan untuk nyeri tidak lebih dari 3 hari tanpa anjuran dokter. Jika keluhan belum membaik, periksakan ke dokter.

Apakah Naprex termasuk obat keras?
Tidak. Naprex termasuk golongan obat bebas dan bisa dibeli tanpa resep dokter, namun tetap perlu digunakan sesuai aturan pada kemasan.

Apakah Naprex bisa dikombinasikan dengan obat flu atau batuk anak lainnya?
Sebaiknya periksa dulu kandungan obat lain yang digunakan bersamaan, karena beberapa obat flu atau batuk anak juga mengandung parasetamol. Menggabungkannya tanpa memperhatikan kandungan berisiko menyebabkan kelebihan dosis parasetamol. Konsultasikan ke dokter atau apoteker bila ragu.

Kesimpulan

Naprex adalah obat bebas berbahan parasetamol yang digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan pada anak, tersedia dalam bentuk drop (60 mg/0,6 mL) untuk bayi dan sirup (250 mg/5 mL) untuk anak yang lebih besar. Gunakan Naprex sesuai dosis dan usia yang tertera pada kemasan, dan segera konsultasikan ke dokter bila demam tidak kunjung membaik atau muncul gejala yang perlu diwaspadai.

Artikel Terkait

Baca juga: Paracetamol untuk Apa? Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Back to blog